7 Kisah Klasik Edgar Allan Poe

7 kisah poe

Penulis: Edgar Allan Poe
Penerjemah: Dion Yulianto & Slamat P. Sinambela
Editor: Misni Parjiati
Penerbit: Diva Press
Harga: Rp40.000
Tebal: 204 hlm

Dapatkan di toko buku terdekat. Pemesanan online silakan sms Nita di nomor 0818 0437 4879 / BBM pin 275C67ED

Edgar Allan Poe terkemuka karena memberikan warna baru dan lebih gelap dalam kesusastraan Amerika yang kala itu dikuasai genre romantik. Hal ini tidak bisa dipungkiri karena dunia telah lama mengenalnya sebagai master dari kisah-kisah pendek bernuasa gelap, gotik, dan kental akan nuansa horor.

Baginya, teror dan horor berasal dari jiwa. Poe percaya teror adalah bagian dari kehidupan dan karena itu subjek yang sah untuk sastra. Karakter manusia memang tidaklah sederhana, tidak melulu hitam-putih. Ada sisi kelam yang berusaha menyeruak dalam diri manusia. Poe lewat teknik penulisannya yang khas dan rumit, seolah hendak mengajak pembaca untuk mengupas lapis demi lapis karakter dalam diri manusia.

Selamat datang di dunia gotik ala Edgar Allan Poe. Mari membaca, Poe akan mengajak Anda berpikir ulang tentang diri kita sejatinya sebagai manusia.

Advertisements

Jasa Penerjemahan, Editing dan Proofreading Artikel Ilmiah, Tesis & Disertasi (Inggris & Indonesia)

Teman-teman, sekali-sekali saya berjualan di sini 🙂 Anda butuh penerjemah, editor atau proofreader untuk Artikel, Tesis dan Disertasi Anda? Saya dapat membantu Anda menerjemahkan, mengedit dan melakukan proofreading karya ilmiah berbahasa Indonesia dan Inggris. Konsumen saya adalah mahasiswa pascasarjana, dosen dan peneliti dari seluruh Indonesia dan luar negeri. Selain Tesis dan Disertasi, saya juga sering mengedit/proofread artikel ilmiah yang dimaksudkan untuk jurnal ilmiah internasional. Naskah dapat dikirim via email! Saya dengan senang hati untuk membantu hasil pencapaian akademis Anda! RAHASIA ANDA DAN NASKAH TERJAMIN Hubungi saya di (call/sms) 087831018876 atau di spsinambela at gmail dot com

Islam di Mata Saya

kemarin, pemilik warung langganan saya beli beras, penampilannya berubah. tahun lalu masih berjilbab saja, wajahnya masih kelihatan. tapi, kemarin, hanya matanya yang tampak mengintip. wajahnya sudah ditutup. apakah saya akan pindah warung untuk pembelian beras? tolol sekali kalau saya melakukan hal itu. tentu saja saya gak peduli dengan penampilan ibu tersebut. lagi pula apa hubungannya dengan beras saya?

 

nah, tahun lalu, saya protes keras di sebuah resto steak di bilangan kampung kali, semarang. saya jengkel dengan ibu yang cuek saja membawa masuk anjingnya ke dalam resto. lambat sekali karyawan di situ menyampaikan keberatannya saat anjing itu dibawa masuk. saat karyawan yang pertama menyampaikan keberatannya, si ibu itu menggeleng-geleng. sepertinya dia bilang, “tenang saja, mas, gak akan terjadi apa-apa semua baik-baik saja.”

saya panggil karyawan yang in charge, saya minta agar dia beri tahu peraturan di resto, bahwa binatang peliharaan dilarang masuk. stiker pemberitahuan itu memang kecil tertempel di salah satu sudut tembok. si karyawan menyampaikan pesan saya. dari kejauhan saya lihat telunjuk si karyawan mengarah ke saya. sialan!

 

ibu itu menatap saya. akhirnya, saya tatap ibu itu dan keluarganya dengan jengkel. istri saya menggamit tangan saya. “sudah cuekin saja. gak usah lihat ke sana!” jujur, saya tidak bermasalah dengan anjing. dulu, saat masih tinggal dengan orangtua, saya memelihara anjing, dan terjadwal sebulan sekali menyembelih anjing dengan kawan-kawan kongkow Bapak saya.

 

tapi si ibu itu gak paham betapa risihnya mbak-mbak, karyawan berjilbab di resto itu terhadap anjing di tangannya. kurasa, si ibu gak tahu berapa kali pencucian yang harus dilakukan untuk bekas anjingnya kalau kena ke mbak-mbak itu. akhirnya, ibu itu pergi dengan ngedumel juengkel. mereka semua dengan keluarga besarnya. saya tertawa kecil sambil menyambut steak saya. bahagia rasanya. sungguh, seperti menang lotere!!  :v

Perasaan Kehilangan yang Aneh Sekali

kemarin siang, saya sms pak AS yang mengontrak rumah kami di Citra Indah, Jonggol. sekadar mengingatkan, mau melanjutkan sewa rumah atau tidak februari nanti.

tak ada jawaban.

tadi pagi saya sms ulang, saya cc juga ke nomor alternatifnya. beberapa menit berselang, hp saya berbunyi.

“bapak sudah meninggal september kemarin. saya istrinya,” tulisan di layar hp.

saya lemas.

saya ingat, bulan september tahun lalu, saya mengingatkan beliau untuk membayar iuran pemeliharaan lingkungan (IPL). dari nomor yang sama, istrinya mengabarkan kalau pak AS sedang di rumah sakit. saya segera meminta maaf, karena waktunya tidak tepat. lagipula, saya tentu tidak tahu apa yang terjadi di sana.

lewat sms, saya sampaikan harapan saya agar pak AS segera pulih dan sehat. lalu berselang beberapa hari, mereka melunasi IPL. saya kirimkan sms ucapan terima kasih. saya kira beres.

tapi pagi ini, setelah dikabarkan istrinya, saya tiba-tiba ingat suara pak AS. logatnya melekat di benak saya. dulu, mereka mulai mengontrak rumah itu agar istrinya tak terlalu capek. dari nada bicaranya juga, saya rasa ia sangat mengasihi istrinya.

“pak, maafkan jika ada kesalahan bapak ya,” bunyi sms terakhir Bu AS tadi pagi.

perasaan kehilangan yang aneh sekali menyergap saya. sampai saat ini, ya sampai detik ini []

Gadis-gadis dengan Pedang

gadis2 dgn pedang

Gadis-gadis dengan Pedang
Penulis Lisa Bevere
Penerjemah: Slamat Sinambela & Hembang Tambun
Editor: Slamat Parsaoran Sinambela
Layouter: Yosua Agustinus Sirait
Penerbit: Messenger International. USA, Januari 2015

Di seluruh dunia, wanita menjadi target dari prasangka buruk, perdagangan manusia, penganiayaan dan pemusnahan gender. Satu musuh rohani sedang melucuti para wanita di setiap tingkatan. Lisa Bevere menjelaskan bagaimana Firman Allah merupakan sebuah pedang yang harus dipelajari dan digunakan. Jika pernah ada suatu waktu bagi wanita untuk dipersenjatai, sekaranglah saatnya.
Menempa pedang yang digambarkan secara kreatif, yaitu antara Firman Allah dan Salib, Gadis-gadis dengan Pedang akan mengajar Anda:
• Bagaimana mengucapkan bahasa-bahasa surga di bumi
• Apa artinya bersyafaat
• Apa artinya memikul salib
• Apa artinya menjadi bijaksana
• Bagaimana melucuti sang musuh
• Mengapa para wanita menjadi target sang musuh – dan mengapa Allah memerlukan mereka menjadi pahlawan

pedagang bensin eceran dan perempuan yang tidak saya tahu namanya

jogja 30/10/2014. hari ini saya mendapatkan perlakuan tak simpatik dari pedagang bensin eceran. motor yang saya gunakan mogok di kantor pos gejayan depan realino. bensinnya habis. setelah dapat info dari tukang parkir, saya menuju pedagang bensin sekaligus tukang tambal ban yang jaraknya sekitar 25 meter dari kantor pos itu.

saya bawa bayi (1 tahun 10 bulan) serta abangnya (7 tahun). kepada tukang bensin itu, saya jelaskan bahwa motor saya posisinya di kantor pos yang saya yakin dia tahu betul. saya berniat meminjam jerigen bensinnya. sembari asyik menambal ban motor di hadapannya, dia bilang, “tidak bisa. bawa motornya ke sini.”

“waduh, saya bawa bayi pak, repot sekali. saya titip uang deh pak kalau bapak ragu. nanti saya lewat sini.”

“nggak boleh, mas, maaf ya, maaf ya.” tapi, wajahnya menjengkelkan.

saya naikkan posisi si bungsu di pangkuan, tarik tangan si sulung, “ayo pulang.”

kami berjalan kembali ke kantor pos. di jalan, seorang gadis berjilbab menghentikan kami. saya kira dia mahasiswi.

“ada apa pak? saya tadi tambal ban di situ.”

saya jelaskan apa yang terjadi.

“tunggu ya, pak saya carikan bensin,” janjinya, setelah paham motor saya ada di kantor pos yang saya tunjuk.

“terima kasih, mbak, merepotkan.”

kami menuju parkiran kantor pos. di otak saya, apes-apesnya, saya akan dorong motor itu. saya tendang lagi kick starter motor itu berharap keajaiban datang. sia-sia. tak lebih dari 10 menit, eh, si mbak tadi datang dengan seliter bensin di tangannya.

“maaf ya pak, bisanya pakai plastik.”

“terima kasih banyak ya, mbak, saya harus bayar berapa?”

“tujuh ribu saja,” katanya. wajahnya menarik. saya rogoh saku saya, saya berikan sepuluh ribu.

“jangan kembalikan,” saya bersikeras. ia memasukkan kembali recehan yang dia keluarkan dari tasnya.

“saya sudah merepotkan. terima kasih.”

“sama-sama. baik, pak. saya pergi dulu,” katanya setelah menggoda si kecil.

konyolnya saya, saya lupa tanya apa pun tentang dirinya. 😦
[]

Why Christian Kids Leave the Faith

whyJudul Buku : WHY CHRISTIAN KIDS LEAVE THE FAITH
Penulis : Tom Bisset
Penerjemah : Slamat P. Sinambela
Publisher : Visi Press, Bandung (Agustus 2014)
ISBN : 9786021315125
Price : Rp 60.000 ,-

Manusia mulai menjauh dari Allah sejak awal sejarah manusia. Adam dan Hawa menjauh dari Allah. Kain juga melakukannya. Demasa telah berpaling dari kepercayaannya dan pergi ke kota Tesalonika yang gemerlap.
Kaum Puritan Amerika kesulitan mengatasi anak-anak mereka yang tidak mau patuh dan menciptakan berbagai cara untuk mencegah serangan roh jahat terhadap generasi penerus mereka.
Meninggalkan iman bukanlah hal yang kebetulan atau terjadi begitu saja. Orang-orang yang meninggalkan imannya kepada Allah melakukannya karena alasan khusus. Jika kita memahami alasan-alasan tersebut, kita dapat membantu mereka yang sedang dalam pergumulan yang sama.
Kita juga dapat mengurangi resiko penolakan iman dalam diri orang lain, termasuk anak-anak kita, yang mungkin berpotensi meninggalkan iman mereka.

Orang Kristen yang meninggalkan imannya membuat kita tercengang. Kenapa bisa begitu? Salah siapa ini? Namun pertanyaannya bukan hanya itu saja, masih ada lebih banyak lagi. Ada juga kepedihan dari mereka yang meninggalkan imannya dan mereka yang ditinggalkan.
Dalam buku ini,saya menguraikan 4 alasan mendasar mengapa orang-orang meninggalkan iman Kristennya.

Roh Kudus: Sebuah Pengantar

Roh Kudus: Sebuah Pengantar

Roh Kudus: Sebuah Pengantar

Judul Buku: Roh Kudus: Sebuah Pengantar

Penulis: John Bevere & Addison Bevere

Penerjemah: Slamat Parsaoran Sinambela

Penerbit: Messenger International, Palmer Lake, Colorado, USA. Maret 2014

Lokakarya Pelestarian Alam untuk Keluarga

mangrove

 

Mari bergabung bersama kami pada Lokakarya Pelestarian Alam untuk Keluarga –  Mangrove for the Future! pada tanggal 23-24 Nov 2013 dan Ayo juga kita ikut Peduli Anak-anak SOS Children’s Villages Semarang dengan Hijaukan Dunia !

 

 

Anda dan keluarga adalah prioritas kami. Dapatkan tempat dan kontribusi peserta dengan harga khusus !

 

– Rp 100.000 untuk peserta Dewasa dan Anak-anak usia 7 tahun dan keatas

 

– Rp 50.000 untuk Anak-anak usia 2-6 tahun

 

 

14 November 2013 adalah batas waktu untuk memakai hak istemewa ini.

 

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan lihat pada dua leaflet program terlampir dan jangan ragu juga untuk kontak kami.

 

salam,

 

potTrack

 

– in the Magic of Nature

 

 

Aity – Hp 08156609612

 

Fifi – Hp 0811272063

 

E-mail: nature_potTrack@yahoo.com

 

Website: http://pottrack.weebly.com/

 

Bertemu John Bevere

john bevere

Holy Stadium, Semarang, 8 September 2013

Amazing! Ketemu pertama kali dengan John Bevere, setelah 4 buku dan belasan transkrip videonya saya terjemahkan/edit dalam rentang 3 tahun. Beliau adalah bos MessengerInternational.org.

“Apakah kau pernah tinggal di US makanya bisa menerjemah?” tanya John. Saya hanya tertawa. “Saya tak pernah ke luar negeri, John.” Dia geleng-geleng kepala. Orang bule itu kadang lucu juga:)

Buku John Bevere dapat Anda peroleh melalui www.CloudLibrary.org secara gratis.

« Older entries Newer entries »