The Button Undone (Kancing yang Terlepas)

Puji syukur kepada Tuhan!

Penerjemahan novel Kancing yang Terlepas karya Handry Tm ke Bahasa Inggris akhirnya tuntas saya lakukan. Naskah dinyatakan lolos review akhir pada 31 Juli 2017 lalu. Terima kasih kepada Panitia Program Penerjemahan Buku dan Dokumen Strategis PPSDK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang sudah menanggung pembiayaan penerjemahan novel setebal 456 halaman ini. Terima kasih pula kepada teman-teman yang membantu saya selama proses pengerjaan naskah ini. Semoga novel ini menemukan nasib baiknya: segera terbit!

(Kabar terakhir, versi Inggris novel ini sedang disunting Penerbit GPU)

Kancing yang Terlepas, detailnya:

  • Ukuran : 13.5 x 20 cm
  • Tebal : 456 halaman
  • Terbit : Desember 2013
  • Cover : Softcover
  • ISBN : 978-602-03-0101-3

kancing yang terlepas photo

Advertisements

The Death of the Black Crow (Tewasnya Gagak Hitam)

Rancangan sementara sampul “The Death of the Black Crow”, novel karya Sidik Nugroho yang tahun 2016 saya terjemahkan dari versi Bahasa Indonesia “Tewasnya Gagak Hitam”. Penerjemahannya dibiayai PPSDK Kemdikbud. Novelnya akan diterbitkan Gramedia Pustaka Utama. Silakan siap-siap memburunya ya

The Tale of Peter Rabbit

KISAH PETER SI KELINCI

Karya Beatrix Potter

Naskah sumber ada di sini

(digunakan pertama kali sebagai bahan kencan-baca dengan Komunitas Belajar Homeschooler Semarang, Kabeh Mesem)

1Dahulu kala, ada empat Kelinci kecil dengan nama Flopsy, Mopsy, Cotton-tail, dan Peter.

Mereka hidup bersama Ibu mereka di lubang kelinci dalam pasir, di bawah akar pohon cemara yang sangat besar.

“Sekarang, anak-anakku sayang,” kata Bu Kelinci suatu pagi, “Kalian boleh  pergi ke ladang atau ke jalan, tetapi tidak pergi ke kebun Pak  McGregor: Ayah kalian mengalami kecelakaan di sana; ia dimasukkan ke dalam kue pie oleh Bu McGregor.”
“Sekarang pergilah bersama-sama, jangan nakal. Mama pergi ke luar.”

Kemudian Bu Kelinci mengambil keranjang dan payungnya. Dia pergi ke tukang roti melalui hutan ke tukang roti. Dia membeli sepotong roti cokelat dan lima roti kismis.

Flopsy, Mopsy, dan Cotton-tail, kelinci-kelinci kecil yang baik, pergi menyusuri jalan untuk mengumpulkan blackberry:

Tapi Peter, yang sangat nakal, berlari langsung ke kebun Pak McGregor, dan memaksa menyusup masuk dari bawah gerbang!

5Pertama, dia makan beberapa selada dan beberapa kacang Perancis; dan kemudian dia makan beberapa lobak;

Dan kemudian, merasa agak sakit, ia pergi untuk mencari beberapa peterseli.

Tapi, di tikungan akhir kebun mentimun, dia bertemu Pak McGregor!

Pak McGregor sedang merangkak menanam kubis muda , tapi dia segera melompat dan berlari mengejar Peter, mengayunkan sapu dan berteriak, “Berhenti pencuri!”

Peter sangat ketakut8an. Ia berlari kencang menginjak seluruh kebun, karena ia sudah lupa jalan kembali ke pintu gerbang.

Dia kehilangan salah satu sepatunya antara tanaman kubis, dan sepatu lainnya antara kentang.

Setelah kehilangan sepatunya, ia berlari dengan empat kaki dan melesat lebih cepat, sehingga  mungkin saja dia bisa lolos, tapi sayangnya dia tersangkut di jaring gooseberry. Kancing besar di jaketnya terlilit jaring itu. Jaketnya cukup baru, berwarna biru dengan  kancing kuningannya.

Peter menyerah karena tersesat, dan menangis. Isaknya terdengar oleh beberapa burung pipit yang ramah. Mereka terbang ke arahnya dengan gembira, dan menasihatinya untuk mengerahkan sekuat tenaganya.

Pak McGregor datang dengan jaring untuk menangkap kepala Peter. Tapi Peter menggeliat keluar tepat pada waktunya, meninggalkan jaketnya di belakang.

12Peter berlari ke gudang peralatan, dan melompat ke kaleng penyiram tanaman. Ini tempat yang aman untuk bersembunyi jika tak berisi banyak air.

Pak McGregor cukup yakin bahwa Peter ada di gudang peralatan, mungkin tersembunyi di bawah pot bunga. Dia mulai memeriksa pot-pot bunga dengan hati-hati, mencari Peter di bawah masing-masing pot itu.

Tiba-tiba, Peter bersin-‘Hatsi! ‘ Dengan cepat, Pak McGregor mendekatinya.

Laki-laki itu mencoba untuk menginjak Peter yang melompat keluar dari jendela, menubruk tiga batang tanamam. Jendela itu terlalu kecil untuk Pak McGregor. Dia kelelahan mengejar Peter. Akhirnya, Pak McGregor melanjutkan pekerjaannya kembali.

Peter duduk untuk beristirahat.  Ia kehabisan napas dan gemetar ketakutan, dan ia sama sekali tidak tahu akan pergi ke mana. Tubuhnya juga sangat basah berada di kaleng tadi.

Setelah beberapa saat, ia mulai berjalan, pelan-pelan, dan melihat semua di sekelilingnya.

Peter menemukan sebuah pintu di dinding. Tapi terkunci, dan tidak ada lubang untuk kelinci kecil gendut untuk menyusup di bawahnya.

Seekor tikus tua berlari keluar masuk pintu batu, membawa kacang polong dan kacang-kacangan untuk keluarganya di hutan. Peter bertanya padanya jalan mana menuju ke gerbang. Tapi mulut tikus itu mengulum kacang yang besar sehingga dia tidak bisa menjawab. Si tikus tua hanya menggeleng. Peter mulai menangis.

Kemudian Peter  mencoba berjalan lurus menerobos kebun tapi ia menjadi lebih bingung. Saat ini, ia menuju kolam tempat Pak McGregor mengisi kaleng penyiramnya.  Seekor kucing putih menatap beberapa ekor ikan emas. Kucing itu duduk dengan tetap diam, tapi kemudian ujung ekornya bergerak-gerak seolah-olah ekor itu hidup. Peter pikir lebih baik pergi tanpa berbicara kepada kucing itu. Peter telah mendengar tentang para kucing dari sepupunya, si kecil Benjamin Bunny.

Peter kembali ke gudang peralatan. Tiba-tiba, cukup dekat, Peter mendengar suara cangkul, sret, sret sret. Peter melompat cepat di bawah semak-semak. Tapi kali ini, seakan tidak terjadi apa-apa, ia keluar, dan naik di sebuah gerobak dan mencoba mengintip. Hal pertama yang ia lihat adalah Pak McGregor mencangkul bawang. Pak McGregor membelakangi Peter, dan pintu gerbang ada di depan laki-laki itu!

Peter turun sangat pelan dari gerobak; dan mulai berlari secepat ia bisa, sepanjang jalan lurus di belakang semak-semak blackcurrant.

Pak  McGregor menangkap bayangan Peter  di sudut, tetapi Peter tidak peduli. Dia menyelinap di bawah pintu gerbang, dan akhirnya aman di hutan di luar kebun.

Pak McGregor menggantung jaket kecil dan sepatu Peter jadi alat  untuk menakut-nakuti burung-burung hitam.

Peter tidak berhenti berlari atau melihat ke belakang sampai ia tiba di rumah dengan pohon cemara besar.

Dia begitu lelah sehingga ia menjatuhkan diri di lantai pasir yang lembut di lubang kelinci dan menutup matanya. Ibunya sedang sibuk memasak; ia bertanya-tanya apa yang telah dilakukan Peter dengan pakaiannya. Itu jaket kecil kedua dan sepasang sepatu yang Peter hilangkan dalam dua minggu ini!

Peter tidak begitu sehat sepanjang malam hari.

Ibunya menidurkannya, dan menyeduh teh camomile; dan dia memberi obat  untuk Peter! “Satu sendok makan sebelum tidur.”

Tapi Flopsy, Mopsy, dan Cotton-tail punya roti, susu dan blackberry untuk dinikmati tengah malam.

TAMAT

 

Cerita Pernikahan

CERITA PERNIKAHAN

Judul: Cerita Pernikahan (Story of Marriage)

Penulis: John & Lisa Bevere

Penerjemah: Slamat P. Sinambela & Hembang Tambun

Penerbit: Messenger International, USA,  Juni 2016

Pada suatu waktu… Pernikahan adalah selamanya. Itu merupakan suatu perjanjian yang menyatukan seorang laki-laki dan seorang perempuan bersama-sama. Penyatuan ini menjadikan keduanya lebih kuat, lebih mulia, dan merupakan penyataan yang lebih bersemangat tentang menjadi siapakah mereka diciptakan. Mereka lebih baik bersama-sama dibandingkan jika mereka sendirian saja. Upacara pernikahan hanyalah suatu permulaan. Itu merupakan pintu gerbang untuk membangun kebahagiaan mereka yang selama-lamanya. Setiap pilihan dan tindakan dirancang untuk membangun kehidupan yang ditunjukkan oleh penyatuan mereka. Suami dan istri melangkah ke dalam ketidaktahuan besar dengan hati, tangan dan suara yang saling berjalin untuk menyatakan kasih Pencipta mereka.

Bagaimana kita telah kehilangan sentuhan kisah cinta yang sangat dalam ini? Dalam Cerita Pernikahan, John dan Lisa Bevere mengundang Anda untuk menemukan kembali rencana Allah yang semula. Apakah Anda menikah, lajang, atau bertunangan, cerita Anda adalah satu bagian dari cerita-Nya.

Silakan download ebooknya di sini

7 Kisah Klasik Edgar Allan Poe

7 kisah poe

Penulis: Edgar Allan Poe
Penerjemah: Dion Yulianto & Slamat P. Sinambela
Editor: Misni Parjiati
Penerbit: Diva Press
Harga: Rp40.000
Tebal: 204 hlm

Dapatkan di toko buku terdekat. Pemesanan online silakan sms Nita di nomor 0818 0437 4879 / BBM pin 275C67ED

Edgar Allan Poe terkemuka karena memberikan warna baru dan lebih gelap dalam kesusastraan Amerika yang kala itu dikuasai genre romantik. Hal ini tidak bisa dipungkiri karena dunia telah lama mengenalnya sebagai master dari kisah-kisah pendek bernuasa gelap, gotik, dan kental akan nuansa horor.

Baginya, teror dan horor berasal dari jiwa. Poe percaya teror adalah bagian dari kehidupan dan karena itu subjek yang sah untuk sastra. Karakter manusia memang tidaklah sederhana, tidak melulu hitam-putih. Ada sisi kelam yang berusaha menyeruak dalam diri manusia. Poe lewat teknik penulisannya yang khas dan rumit, seolah hendak mengajak pembaca untuk mengupas lapis demi lapis karakter dalam diri manusia.

Selamat datang di dunia gotik ala Edgar Allan Poe. Mari membaca, Poe akan mengajak Anda berpikir ulang tentang diri kita sejatinya sebagai manusia.

Gadis-gadis dengan Pedang

gadis2 dgn pedang

Gadis-gadis dengan Pedang
Penulis Lisa Bevere
Penerjemah: Slamat Sinambela & Hembang Tambun
Editor: Slamat Parsaoran Sinambela
Layouter: Yosua Agustinus Sirait
Penerbit: Messenger International. USA, Januari 2015

Di seluruh dunia, wanita menjadi target dari prasangka buruk, perdagangan manusia, penganiayaan dan pemusnahan gender. Satu musuh rohani sedang melucuti para wanita di setiap tingkatan. Lisa Bevere menjelaskan bagaimana Firman Allah merupakan sebuah pedang yang harus dipelajari dan digunakan. Jika pernah ada suatu waktu bagi wanita untuk dipersenjatai, sekaranglah saatnya.
Menempa pedang yang digambarkan secara kreatif, yaitu antara Firman Allah dan Salib, Gadis-gadis dengan Pedang akan mengajar Anda:
• Bagaimana mengucapkan bahasa-bahasa surga di bumi
• Apa artinya bersyafaat
• Apa artinya memikul salib
• Apa artinya menjadi bijaksana
• Bagaimana melucuti sang musuh
• Mengapa para wanita menjadi target sang musuh – dan mengapa Allah memerlukan mereka menjadi pahlawan

Why Christian Kids Leave the Faith

whyJudul Buku : WHY CHRISTIAN KIDS LEAVE THE FAITH
Penulis : Tom Bisset
Penerjemah : Slamat P. Sinambela
Publisher : Visi Press, Bandung (Agustus 2014)
ISBN : 9786021315125
Price : Rp 60.000 ,-

Manusia mulai menjauh dari Allah sejak awal sejarah manusia. Adam dan Hawa menjauh dari Allah. Kain juga melakukannya. Demasa telah berpaling dari kepercayaannya dan pergi ke kota Tesalonika yang gemerlap.
Kaum Puritan Amerika kesulitan mengatasi anak-anak mereka yang tidak mau patuh dan menciptakan berbagai cara untuk mencegah serangan roh jahat terhadap generasi penerus mereka.
Meninggalkan iman bukanlah hal yang kebetulan atau terjadi begitu saja. Orang-orang yang meninggalkan imannya kepada Allah melakukannya karena alasan khusus. Jika kita memahami alasan-alasan tersebut, kita dapat membantu mereka yang sedang dalam pergumulan yang sama.
Kita juga dapat mengurangi resiko penolakan iman dalam diri orang lain, termasuk anak-anak kita, yang mungkin berpotensi meninggalkan iman mereka.

Orang Kristen yang meninggalkan imannya membuat kita tercengang. Kenapa bisa begitu? Salah siapa ini? Namun pertanyaannya bukan hanya itu saja, masih ada lebih banyak lagi. Ada juga kepedihan dari mereka yang meninggalkan imannya dan mereka yang ditinggalkan.
Dalam buku ini,saya menguraikan 4 alasan mendasar mengapa orang-orang meninggalkan iman Kristennya.

Roh Kudus: Sebuah Pengantar

Roh Kudus: Sebuah Pengantar

Roh Kudus: Sebuah Pengantar

Judul Buku: Roh Kudus: Sebuah Pengantar

Penulis: John Bevere & Addison Bevere

Penerjemah: Slamat Parsaoran Sinambela

Penerbit: Messenger International, Palmer Lake, Colorado, USA. Maret 2014

Bertemu John Bevere

john bevere

Holy Stadium, Semarang, 8 September 2013

Amazing! Ketemu pertama kali dengan John Bevere, setelah 4 buku dan belasan transkrip videonya saya terjemahkan/edit dalam rentang 3 tahun. Beliau adalah bos MessengerInternational.org.

“Apakah kau pernah tinggal di US makanya bisa menerjemah?” tanya John. Saya hanya tertawa. “Saya tak pernah ke luar negeri, John.” Dia geleng-geleng kepala. Orang bule itu kadang lucu juga:)

Buku John Bevere dapat Anda peroleh melalui www.CloudLibrary.org secara gratis.

Pena Beracun (Moving Finger) karya Agatha Christie

penaBuku ini saya proofread beberapa waktu lalu.

The Moving Finger
Pena Beracun
Oleh Agatha Christie
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Sinopsis
Kematian menyerang secara diam-diam. Aku ingat, surat itu tiba waktu kami sedang sarapan. Pengirimnya pasti dari desa ini saja, dan alamatnya diketik. Aku membuka surat itu sebelum dua surat lain yang berstempel pos London. Di dalamnya terdapat sehelai kertas yang ditempeli kata-kata dan huruf-huruf cetak yang telah digunting dari sebuah buku. Sesaat aku menatap kata-kata itu tanpa memahaminya. Kemudian napasku tersekat.
Mula-mula surat-surat kaleng yang keji itu hanya menyebabkan rasa takut. Tapi kemudian surat-surat itu menyebabkan kematian. Pertanyaannya adalah siapa yang akan menjadi korban berikutnya?

Ukuran : 11 x 18 cm
Tebal : 320 halaman
Terbit : April 2013
Cover : Softcover
ISBN : 978-979-22-9377-7
No Produk : 40201130048
Harga Rp. 48.000

« Older entries