Peta Menjelajah Tiga Kajian

Peta Menjelajah Tiga Kajian
oleh Slamat P Sinambela
dilansir dari analisisnews.com,  Selasa, 28 Juni 2011

Judul Buku  : Communication, Cultural, and Media Studies: Konsep Kunci
Penulis     : John Hartley
Penerjemah  : Kartika Wijayanti
Penerbit    : Jalasutra, Yogyakarta
Cetakan     : I, Oktober 2010
Tebal       : xx + 340 hlm
ISBN        : 978-602-8252-47-8
Harga       : Rp 55.000

Komunikasi memasuki suatu fase intensif yang tak terkira sebelumnya. Budaya berkembang. Informasi menjadi sangat berharga dan angkasa menjadi batasannya. Perkembangan ini memicu lahirnya kajian-kajian yang bertalian dengannya.

Kajian Komunikasi, Cultural Studies dan Media tumbuh pada era 1960an dan 1970an ketika pendidikan yang lebih tinggi mulai melihat komunikasi, budaya dan media modern secara lebih serius.

Sebagai kajian yang relatif baru, Kajian Komunikasi, Cultural Studies dan Media dikenali karena kecepatan geraknya dan kerja penelitiannya yang inovatif. Juga oleh usahanya untuk mengatakan hal baru dengan cara baru.

Pada saat yang sama, kajian ini secara luas meminjam banyak teori dan wacana pelbagai disiplin akademik yang lebih mapan. Sebagai konsekuensinya, ada masa-masa sulit bagi pendatang baru di area ini. Communication, Cultural, and Media Studies: Konsep Kunci hadir untuk mengurangi kesulitan-kesulitan itu.

Seperti peta menjelajah, buku ini menjadi panduan lengkap dan jitu mengenai Kajian Komunikasi, Cultural Studies, dan Media. Buku ini memadukan sejumlah konsep kunci yang mungkin Anda perlukan dalam format yang dapat diakses, dan bagaimana konsep-konsep kunci ini digunakan—atau akan digunakan.

Penulis buku ini, John Hartley, adalah Profesor dan Dekan Fakultas Industri Kreatif di University of Technology, Queensland, Australia. Ia merupakan penulis banyak buku dan artikel mengenai televisi, jurnalisme, dan cultural studies.

Di dalam Communication, Cultural, and Media Studies: Konsep Kunci, Hartley tak hanya menyajikan definisi yang bisa jadi malah mempersempit pemahaman, tetapi menelusuri latar belakang sejarah kemunculannya, siapa pencetus pertamanya, konteks penggunaannya dan status mutakhirnya.

Dengan membaca sebuah konsep, pembaca awal yang punya daya kritis dan naluri meneliti akan diajak menelusuri lebih jauh berdasarkan bacaan lebih lanjut atau literatur terkait yang akan meluaskan horison dan wawasan ilmiahnya.

Namun, pada saat yang sama, dengan kesederhanaan penjelasannya, beberapa konsep mempermudah pembaca untuk memahami pengertiannya dan arti pentingnya dalam kaitannya dengan bidang kajian kita (hal. vii).

Harus diakui, beberapa konsep kunci amat sulit, bahkan mustahil untuk diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Untuk itu, penerjemah menyertakan beberapa kosa kata atau bahkan kalimat dari bahasa Inggris untuk menghindarkan pendangkalan atau pergeseran makna. Penerjemah juga menambahkan catatan kaki dengan kamus standar untuk memudahkan pembacaan buku ini.

Dengan penerjemahan yang cukup baik dan suntingan Idi Subandi Ibrahim, seorang  peneliti komunikasi politik, membuat buku edisi terjemahan ini cukup nyaman dibaca oleh mereka yang berniat merambah masuk atau meminati bidang-bidang kajian ini.

SLAMAT P. SINAMBELA, penerjemah & editor lepas

link terkait:http://analisisnews.com/analisis/resensi-buku/617-communication-cultural-and-media-studies-konsep-kunci

Advertisements
%d bloggers like this: